Friday, 13 November 2015

Deep Cleansing with Menard Pack Aserie (Clay) Mask

Dalam satu bulan terakhir ini aku lagi suka banget menambahkan this 'Hulk' mask ke dalam skincare routine aku, kurang lebih 2-3 kali dalam seminggu terutama kalau aku habis pakai makeup yang agak full seperti pakai foundation seharian.


Sebelumnya aku mau cerita singkat pertemuan dengan masker ini (berasa pacar aja ya hahaha), jadi masker ini aku dapat dari goodie bag yang diberikan ke para tamu di event ulang tahun Andra Alodita yang diadakan oleh Sociolla.com, dan masker ini merupakan salah satu produk yang juga dijual di Sociolla. Sebelumnya aku ngga terlalu tertarik mencoba masker-masker dalam bentuk paste seperti ini karena dulu pas kuliah aku pernah coba masker coklat dengan tekstur seperti ini dan kemudian muncul jerawat-jerawat kecil dan bruntus di wajahku jadi aku agak trauma, jadilah biasanya aku hanya maskeran dengan menggunakan masker yang berbentuk tissue atau bahan-bahan alami seperti madu dan ketimun.

Tapi aku penasaran banget sama masker ini karena temanku yang juga datang ke ultah Andra, Kae Pratiwi sangat merekomendasikan masker hijau ini (Tika juga pernah review mengenai masker ini yang bisa dibaca disini).

Selain itu aku juga sempat googling mengenai kegunaan clay mask yang bagus banget untuk kulit wajah yang cenderung berminyak dan rentan berjerawat seperti wajah aku. FYI dengan penggunaan rutin, clay mask dipercaya dapat meningkatkan sirkulasi dan regenerasi kulit, mengangkat sel-sel kulit mati, dan membuat kulit menjadi tampak sehat dan glowing.

Akhirnya setelah mengumpulkan keberanian (fyi aku selalu takut kalau cobain produk skincare baru karena wajahku termasuk sensitif). Sebelum pakai, biasanya aku selalu membaca petunjuknya baik-baik yang tertera di dalam kemasan suatu produk, dan berikut ini petunjuknya ada yang tertera dalam bahasa Indonesia.


Setelah merasa sudah membaca petunjuknya baik-baik, baru deh aku berani coba. Pengalaman pertamaku pakai masker ini ngga terlalu baik, di pemakaian pertama itu sepertinya aku menggunakan air yang agak terlalu panas untuk membasuh masker ini, sehingga hasilnya kulitku jadi terasa kering bukannya lembab seperti yang direview oleh Tika dan besoknya mulai timbul bakal-bakal jerawat di sekitar dagu, tapi kebetulan waktu itu adalah saat-saat setelah aku menstruasi, sehingga mungkin ada faktor hormonal juga yang memicu timbulnya bakal jerawat tersebut.

Karena pengalaman pertama yang kurang baik dengan masker tersebut, aku jadi agak malas untuk pakai lagi sambil menunggu recovery jerawat-jerawat yang jadi muncul lagi di sekitar dagu. Tapi karena beberapa teman yang juga datang ke acara Andra dan sudah coba masker ini kemudian mereview kalau hasilnya bagus, aku jadi penasaran untuk coba lagi dan menganggap mungkin ada yang salah saat first trial kemarin. Di percobaan selanjutnya aku membasuhnya dengan air biasa dan taraaaa.. hasilnya bener-bener beda banget, kulit ku kali itu langsung terasa lembab, ngga kering seperti waktu pemakaian pertama, dan rasanya kulit jadi semakin bersih setelah penggunaan masker ini.

Yuk, selanjutnya aku mau review lebih lanjut mengenai masker ini

PACKAGING

Masker ini dikemas dalam bentuk tube yang menurut aku praktis dan bisa terjaga higienitas nya, karena kita tinggal tekan untuk mengeluarkan produk tanpa harus colek-colek produk langsung dari kemasannya.
 


TEXTURE

Seperti yang sempat aku mention di atas, kalau masker ini berbentuk paste berwarna hijau, teksturnya juga enak banget karena ngga lengket, cuma hati-hati aja kalau pakainya ngga hati-hati nanti bisa mengotori baju, jadi make sure setelah pakai, tangan langsung dibersihkan supaya menghindari timbulnya bercak-bercak hijau di pakaian.



HOW TO APPLY 

Sebelum menggunakan wajah pastikan wajah sudah dibersihkan terlebih dahulu, untuk step by step pembersihan wajahku sudah pernah aku review disini.

Setelah wajah bersih, kemudian aku mulai mengambil produk dan meletakkannya di punggung tangan, aku prefer untuk ambil produknya sedikit-sedikit kemudian kalau kurang ditambah, ketimbang langsung banyak tapi nanti malah jadi terbuang hehehe, kemudian aku apply dengan mengaplikasikannya part per part di wajah (seperti aku biasa mengaplikasikan foundation) dengan menggunakan tangan yang bersih. Pastikan pemakaiannya agak tebal untuk hasil yang lebih maksimum sampai warna kulit kamu benar-benar berubah menjadi hijau seperti di bawah ini.


Kemudian setelah didiamkan selama kurang lebih 5-10 menit (kalau di petunjuknya sebenarnya hanya 3-5 menit, tapi rasanya sayang aja kalau terlalu cepat langsung dibilas hihihi, tapi jangan juga dibiarkan terlalu lama karena clay mask tidak disarankan dipakai sampai mengering karena dikhawatirkan malah membuat kulit kamu kehilangan kelembaban alami dan menyebabkan dehidrasi atau iritasi) aku membasuh dan membilas produknya dengan menggunakan air biasa (tidak hangat karena aku agak trauma dengan percobaan pertama yang menggunakan air hangat), kemudian setelah itu aku cuci muka dengan facial wash untuk make sure semuanya benar-benar bersih dan tidak tersisa bercak-bercak hijau di wajah aku.

Yang aku suka dari masker ini adalah ketika proses aplikasi sampai menunggu dibilas, wajah tetap terasa biasa dan ngga jadi kering dan super kencang sampai susah ngomong seperti masker pada umumnya, karena masker nya hanya akan sedikit mengering.

THE RESULT

And voilaaaaa...
This is the result after using this mask, rasanya lembab, fresh, dan bener-bener bersih banget wajahku apalagi biasanya aku pakai setelah seharian itu wajahku pakai makeup yang full dengan menggunakan foundation. Karena biasanya aku menggunakan masker ini di malam hari, aku langsung melanjutkan dengan night time skincare routine ku dan biasanya besok pas bangun di pagi hari kulit wajahku jadi tampak lebih cerah dan ngga terlalu berminyak.

So far aku puas dengan hasil pemakaian masker ini dalam kurun waktu satu bulan terakhir, karena bulan Oktober kemarin aku rasanya sering banget pakai foundation seharian, dan biasanya mungkin karena pembersihan ku masih kurang menyeluruh setelah pakai foundation, kadang terasa muncul bakal-bakal jerawat yang kalau lagi apes beneran tumbuh jerawatnya huhu.. tapi masker ini ternyata membantu banget sampai dokter kulit ku juga cukup amazed karena dia tahu aku sempet banyak acara yang full makeup di bulan Oktober lalu, tapi aku ngga banyak timbul jerawat pas konsul terakhir, yeay so happy!


Kalau kamu tertarik untuk mencoba, you can get this item by purchase at Sociolla.com ya :)

P.S: Semua yang tertulis di article ini adalah berdasarkan pengalaman aku coba sendiri di kulit wajahku, dan setiap orang memiliki jenis kulit yang berbeda dan mungkin bisa alergi terhadap apapun. Jadi sebelum mencoba skincare di seluruh wajah, sebaiknya melakukan tes dengan mencoba sedikit di area wajah atau di belakang telinga. Jika terjadi kemerahan, gatal, atau iritasi lainnya, segera hentikan pemakaian.

See you on the next post and happy Hulk-ing!
xoxo

myuti

Wednesday, 4 November 2015

PressCon New Color of Ultra Hi-Matte Lipstick MAKE OVER at Jakarta Fashion Week 2016 with Andra Alodita & Lizzie Parra

Finally MAKE OVER baby is officially launch! Yup, it's the New 8 Colors of Ultra Hi-Matte Lipstick (for you who want to know further about the swatches, please read here)

Thanks to my loveliest Andra and Lizzie who starred at this Press Conference Launching in Jakarta Fashion Week 2016 ❤️





And congrats Araminta the Project Leader, the lady behind all this rush ❤️
Outfit: | OUTER | Beige Parka COTTONINK | INNER | Little Black Dress H&M | LIPSTICK | Mixture of Ultra Hi-Matte Lipstick 011 Baby Bombshell, 008 Runway Rebel, and 015 Fame Fatale MAKE OVER |

Videos by: Noval Adrianto, Fuady

xoxo :*

Tuesday, 3 November 2015

Outfit 911: Same Style, Different Color

Pernah ngga sih merasa baju yang baru kita beli itu sebenernya ngga jauh dari baju-baju yang kita yang sudah ada? Tapi memang dasar wanita, biasanya mau gimanapun setiap pagi pasti kadang selalu bingung menatap lemari dan merasa ngga punya baju atau merasa semua baju yang kita punya sudah usang hahaha (supaya ada pembenaran untuk beli baju lagi :p).

Seperti outfit black and red yang aku pakai ini, sebenernya aku punya model yang sama dengan warna yang berbeda, karena berhubung kadang aku kurang kreatif dan merasa sulit menemukan cutting outfit yang pas untuk ukuran badanku yang sekarang kian membesar, jadilah aku menyiasatinya dengan sering beli baju yang modelnya sama dengan berbagai warna, paling biasanya aku padukan dengan aksesoris yang agak berbeda supaya ngga terlalu bosen :D

So, how about you girls? 
Do you feel in the same situation?
How about your outfit 911?



Sunday, 1 November 2015

September Bandung Short Trip

Rasanya di bulan Oktober kemarin aku merasa uninspired banget dan bingung mau sharing tentang apa sampai akhirnya bener-bener ngga ada yang dipost huhuhu, seperti tulisan berikut ini yang rasanya udah lama bertengger di folder 'Draft' karena bingung mau ditulis bagaimana lagi, tapi kembali inget post pertama aku disini kalau yang penting ditulis dulu aja deh, nothing to lose ngga perlu banyak mikir :) Sampai akhirnya hari ini aku putuskan untuk post cerita singkat mengenai short trip in Bandung few months ago.
Rasa-rasanya hampir semua orang yang pernah tinggal di Bandung akan setuju dengan quotes di atas, termasuk aku, buat aku Bandung selalu punya nilai historis yang membuat aku rasanya ingin balik lagi dan balik lagi kesana, walaupun sebenarnya selama kurang lebih 4,5th kuliah itu bukan di kota Bandungnya tapi di daerah pinggiran a.k.a Bandung coret a.k.a Jatinangor :p Tapi tetep aja Bandung memberikan kesan yang berarti karena biasanya aku mengisi weekend ketika ga balik ke Jakarta dengan jalan-jalan kesana.

Sekitar bulan September lalu rasanya aku lagi pengen banget jalan-jalan dan pergi sejenak dari rutinitas harian yang kadang terasa membosankan, dengan cukup impulsif aku contact temen-temen aku yang masih dan memang tinggal di Bandung untuk berbaik hati menampung aku yang mau kesana hahaha, dan jadilah selama kurang lebih 2 hari 2 malam aku short escape trip ke Bandung.

Karena short trip ini bisa dibilang unplanned jadilah aku mulai BM dan mulai searching tempat-tempat hits di Bandung, entah untuk kulineran atau tempat yang view nya bagus, sampe pingin naik Bandros dan main ke Alun-Alun Bandung yang sekarang kabarnya menjadi semakin sophisticated. Tapi karena waktu yang terbatas juga mengingat Bandung di weekend adalah hasil bedol desa orang-orang Jakarta dan jalanan-jalanannya dipenuhi kendaraan plat B, hari itu aku juga ngga bisa ke banyak tempat yang udah sempet aku googling sebelumnya.

Ditemenin sama salah satu sahabatku, Tari, akhirnya kita mengisi hari Sabtu di Bandung dengan jalan-jalan dan makaan :D